{"componentChunkName":"component---src-templates-verse-by-verse-template-tsx","path":"/81/24","result":{"pageContext":{"data":"{\"languageCode\":\"id\",\"chapterNumber\":81,\"verseNumber\":24,\"verses\":[{\"translationCode\":\"id-indonesian\",\"translator\":\"Indonesian Ministry of Religious Affairs\",\"translationName\":\"Bahasa Indonesia\",\"text\":\"Dan dia (Muhammad) bukanlah orang yang bakhil untuk menerangkan yang ghaib.\"},{\"translationCode\":\"id-jalalayn\",\"translator\":\"Jalal ad-Din al-Mahalli and Jalal ad-Din as-Suyuti\",\"translationName\":\"Tafsir Jalalayn\",\"text\":\"(Dan bukanlah dia) Nabi Muhammad saw. (terhadap perkara yang gaib) hal-hal yang gaib berupa wahyu dan berita dari langit (sebagai seseorang yang dituduh) membuat-buatnya, ini berdasarkan qiraat yang membacanya Zhaniin dengan memakai huruf Zha. Menurut suatu qiraat dibaca Dhaniin dengan memakai huruf Dhadh; artinya seorang yang bakhil untuk menerangkannya, lalu karenanya ia mengurangi sesuatu daripada wahyu dan berita dari langit tersebut.\"},{\"translationCode\":\"id-muntakhab\",\"translator\":\"Muhammad Quraish Shihab et al.\",\"translationName\":\"Quraish Shihab\",\"text\":\"Muhammad bukan orang yang kikir dalam menyampaikan wahyu, yang ceroboh dalam menyampaikan dan mengajarkan wahyu\"}],\"textArabic\":\"وَمَا هُوَ عَلَى الْغَيْبِ بِضَنِينٍ\"}"}},"staticQueryHashes":[]}